Hai

*PERNIKAHAN SEJATI*
@syifarahma_13
_________
Selektif dalam memilih pasangan hidup adalah hal yang sangat penting,  karena ini menyangkut kebahagiaan didunia bahkan diakhirat. Maka ketika kita memilih, sangat perlu memperhatikan hadits-hadits Rasulullah yang jelas agar menikah tidak hanya menikah untuk kebahagiaan dunia, namun juga kebahagiaan diakhirat ✊

Setelah saya masuk di Fakultas Psikologi, saya baru paham, mengapa dalam salah satu hadits, kita dianjurkan untuk memilih pasangan karena agamanya dahulu, lalu mengapa salah satu pakar matematika memberikan angka 1, jika pasangan kita punya agama baik sedangkan kekayaan, kecantikan, jabatan, dan hal lainnya dinilai nol. Seperti hadits dibawah ini; 🙂

_“Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari dari shahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu)_

Lalu apa pendapat pakar matematika mengenai kriteria calon pasangan itu..

“Al Khawarizmi juga disebut sebagai Bapak Matematika atau Bapak Aljabar. Sebab, aljabar yang hingga kini digunakan berasal dari bukunya, Al-Jabar. Buku karyanya itu membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Selain ahli matematika, Al Khawarizmi juga ahli astronomi dan astrologi.

Suatu hari, Al Khawarizmi ditanya tentang calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusnya 📃

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0. Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10
Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000
Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.
Berarapun 0 dihimpun, ia tetap 0” (Sumber Google)

Maa syaa Allah sekali bukan? Itu karena agama sangat penting untuk kehidupan kita, agar hidup kita selalu bermakna. Tidak akan saling menyakiti karena agama telah memberi pedoman ketika kita marah terhadap pasangan atau pedoman lainnya 👍

Jika kita memilih pasangan hidup karena agamanya, insyaa Allah kita akan selalu terjaga, seperti ungkapan yang disampaikan Imam Hasan Al-Bashri;

Suatu ketika, Imam Hasan Al-Bashri didatangi seseorang, ayah seorang putri yang sangat cantik. Lelaki itu bertanya kepadanya, _“Wahai Imam, putriku adalah seorang wanita yang sangat cantik dan sudah banyak lelaki yang meminangnya. Dia antara mereka ada anak orang kaya, anak pejabat, dan anak seorang qadhi (hakim). Lalu, kepada siapa aku nikahkan putriku?”_

Imam Hasan al-Bashri menjawab _“Nikahkan ia dengan yang paling bertaqwa diantara mereka. Karena, bagi seorang lelaki yang bertaqwa, jika dia mencintai putrimu, ia akan memuliakan putrimu. Dan jika ia tidak menyukai putrimu, ia tak akan mendzhaliminya”_ 🙂

Dalam cerita ini, betapa pentingnya memilih pasangan untuk pernikahan sejati. Karena dalam sisi Psikologi, nikah karena Cinta itu hanya ada ketika awal-awal pernikahan saja, masih cinta-cintaan seperti anak remaja, hanya bertahan sekitar satu, dua, tiga sampai lima tahun Cinta itu bersemayam, selebihnya? Selebihnya adalah *KOMITMEN atau PRINSIP* 💪

Disadari atau tidak, kakek nenek kita, ayah-ibu, mengapa bisa bertahan sampai bertahun-tahun bahkan sampai salah satunya sudah dijemput ajal? Jawabannya adalah komitmen dan perinsip pernikahan mereka. Jika pernikahan tidak ada komitmen, maka sudahlah pupus pernikahan sejati itu. Karena komitmen adalah yang mempertahankan rumah tangga impian yang diridhoi-Nya 👍

Komitmen pada Allah untuk menjaga, menyayangi, dan melindungi pasangan saat perjanjian suci itu diucapkan. Jika bukan suami-istri yang saling mendukung dalam kehidupan dunia dan untuk kehidupan akhirat, lalu siapa lagi? Suami-istri adalah tim untuk mencapai keridhoan-Nya yang amat luar biasa

Pernikahan sejati dimulai dari memilih calon pendamping dunia-akhirat. Tentunya ia mempunyai komitmen dan prinsip yang kuat, dikala senang ataupun duka. Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan pasti ada gesekan-gesekan yang membuat perbedaan pendapat itu ada. Namun itulah pernikahan. Tak selamanya halus jalannya. Tapi dengan adanya iman dalam hati, maka sebesar apapun gesekan ya, akan semakin halus pula-lah jalan pernikahan, karena semakin saling memahami pasangan dikarenakan Allah 🙂

Suami bukan milik kita, ia amanah dari Allah. Dengan ridho-nya seorang istri dapat masuk surga-Nya

Istri bukan milik kita, ia amanah dari Allah. Dengan menjaga dan melindunginya, seorang suami mendapatkan ridho-Nya

Itulah pentingnya memilih pasangan untuk menciptakan pernikahan sejati. Karena hakikat *pernikahan yang sejati adalah pernikahan yang didasarkan karena ia MENCINTAI ALLAH dan RASUL-NYA* 🙂

Hai

Mom :*

Jangan dilewatkan…….
_(Ambil hikmahnya, jangan dilihat perbedaannya)_

*Kisah Manjurnya Doa Ibu*

Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di Twitter tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu telah mengubah jalan hidup banyak orang..

Isi twitternya sebagai berikut:
“Aku menyumpahmu demi Allah wahai setiap Ibu, agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabariNya bahwa engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya, dan aku menyumpahmu demi Allah agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu.
Dan aku memintamu wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu…. dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing.”

Begini doanya:
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃُﺷﻬﺪﻙ ﺃﻧﻲ ﺭﺍﺿﻴﺔ ﻋﻦ ﺇﺑﻨﻲ / ﺇﺑﻨﺘﻲ ‏( ….. ‏) ﺗﻤﺎﻡ ﺍﻟﺮﺿﺎ ﻭﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﺮﺿﺎ ﻭﻣﻨﺘﻬﻲ ﺍﻟﺮﺿﺎ
ﻓﺎﻟﻠﻬﻢ ﺍﻧﺰﻝ ﺭﺿﻮﺍﻧﻚ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺑﺮﺿﺎﺋﻲ ﻋﻨﻬﻢ
*”Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah ‘an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka ‘alaihim biridhooii ‘anhum”*
_(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (….) dengan ridho paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka)._

Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut, tiba-tiba aku dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total, dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun.

Maka berceritalah si Ibu itu:
Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah sholat dan bahkan jarang mandi, dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu aku berkata : mungkinkah omongan ini benar? tampaknya masuk akal?? dan seterusnya…. dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba anjuranmu walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu.

Lalu setelah seminggu mulai berubah nada suara putraku kepadaku, dan pertama kali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian, dan didalam diriku ada sedikit syak? Dan kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya….
Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu, ia membukakan pintu untukku dan menyapaku “Apa kabar ibu?” dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu.
Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali…..4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : “Bu, aku disamping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku.”
Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat, mulai sholat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar??
Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai sholat? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku didekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk sholat.”

Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat, dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku.
Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian.

Ibu adalah harta karun yang seharusnya tdk kita sia-siakan. Betapa tidak? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya.

*Padahal justru Doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat.*

Jangan pernah bilang : _”Ah anakku masih kecil, ngapain didoakan? Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, disaat mereka lebih butuh akan doa-doamu, padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi?_

Jadi doakan mereka mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka.
Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau dan Allah tak pernah mengantuk dan tdk pernah tidur..

Mom :*

Hae

*PERNIKAHAN SEJATI*
@syifarahma_13
_________
Selektif dalam memilih pasangan hidup adalah hal yang sangat penting,  karena ini menyangkut kebahagiaan didunia bahkan diakhirat. Maka ketika kita memilih, sangat perlu memperhatikan hadits-hadits Rasulullah yang jelas agar menikah tidak hanya menikah untuk kebahagiaan dunia, namun juga kebahagiaan diakhirat ✊

Setelah saya masuk di Fakultas Psikologi, saya baru paham, mengapa dalam salah satu hadits, kita dianjurkan untuk memilih pasangan karena agamanya dahulu, lalu mengapa salah satu pakar matematika memberikan angka 1, jika pasangan kita punya agama baik sedangkan kekayaan, kecantikan, jabatan, dan hal lainnya dinilai nol. Seperti hadits dibawah ini; 🙂

_“Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari dari shahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu)_

Lalu apa pendapat pakar matematika mengenai kriteria calon pasangan itu..

“Al Khawarizmi juga disebut sebagai Bapak Matematika atau Bapak Aljabar. Sebab, aljabar yang hingga kini digunakan berasal dari bukunya, Al-Jabar. Buku karyanya itu membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Selain ahli matematika, Al Khawarizmi juga ahli astronomi dan astrologi.

Suatu hari, Al Khawarizmi ditanya tentang calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusnya 📃

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0. Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10
Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000
Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.
Berarapun 0 dihimpun, ia tetap 0” (Sumber Google)

Maa syaa Allah sekali bukan? Itu karena agama sangat penting untuk kehidupan kita, agar hidup kita selalu bermakna. Tidak akan saling menyakiti karena agama telah memberi pedoman ketika kita marah terhadap pasangan atau pedoman lainnya 👍

Jika kita memilih pasangan hidup karena agamanya, insyaa Allah kita akan selalu terjaga, seperti ungkapan yang disampaikan Imam Hasan Al-Bashri;

Suatu ketika, Imam Hasan Al-Bashri didatangi seseorang, ayah seorang putri yang sangat cantik. Lelaki itu bertanya kepadanya, _“Wahai Imam, putriku adalah seorang wanita yang sangat cantik dan sudah banyak lelaki yang meminangnya. Dia antara mereka ada anak orang kaya, anak pejabat, dan anak seorang qadhi (hakim). Lalu, kepada siapa aku nikahkan putriku?”_

Imam Hasan al-Bashri menjawab _“Nikahkan ia dengan yang paling bertaqwa diantara mereka. Karena, bagi seorang lelaki yang bertaqwa, jika dia mencintai putrimu, ia akan memuliakan putrimu. Dan jika ia tidak menyukai putrimu, ia tak akan mendzhaliminya”_ 🙂

Dalam cerita ini, betapa pentingnya memilih pasangan untuk pernikahan sejati. Karena dalam sisi Psikologi, nikah karena Cinta itu hanya ada ketika awal-awal pernikahan saja, masih cinta-cintaan seperti anak remaja, hanya bertahan sekitar satu, dua, tiga sampai lima tahun Cinta itu bersemayam, selebihnya? Selebihnya adalah *KOMITMEN atau PRINSIP* 💪

Disadari atau tidak, kakek nenek kita, ayah-ibu, mengapa bisa bertahan sampai bertahun-tahun bahkan sampai salah satunya sudah dijemput ajal? Jawabannya adalah komitmen dan perinsip pernikahan mereka. Jika pernikahan tidak ada komitmen, maka sudahlah pupus pernikahan sejati itu. Karena komitmen adalah yang mempertahankan rumah tangga impian yang diridhoi-Nya 👍

Komitmen pada Allah untuk menjaga, menyayangi, dan melindungi pasangan saat perjanjian suci itu diucapkan. Jika bukan suami-istri yang saling mendukung dalam kehidupan dunia dan untuk kehidupan akhirat, lalu siapa lagi? Suami-istri adalah tim untuk mencapai keridhoan-Nya yang amat luar biasa

Pernikahan sejati dimulai dari memilih calon pendamping dunia-akhirat. Tentunya ia mempunyai komitmen dan prinsip yang kuat, dikala senang ataupun duka. Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan pasti ada gesekan-gesekan yang membuat perbedaan pendapat itu ada. Namun itulah pernikahan. Tak selamanya halus jalannya. Tapi dengan adanya iman dalam hati, maka sebesar apapun gesekan ya, akan semakin halus pula-lah jalan pernikahan, karena semakin saling memahami pasangan dikarenakan Allah 🙂

Suami bukan milik kita, ia amanah dari Allah. Dengan ridho-nya seorang istri dapat masuk surga-Nya

Istri bukan milik kita, ia amanah dari Allah. Dengan menjaga dan melindunginya, seorang suami mendapatkan ridho-Nya

Itulah pentingnya memilih pasangan untuk menciptakan pernikahan sejati. Karena hakikat *pernikahan yang sejati adalah pernikahan yang didasarkan karena ia MENCINTAI ALLAH dan RASUL-NYA* 🙂

Hae

Meet soree

medio MAKKAH AL-MUKKAROMAH              KHAIRUKUM, KHAIRUKUM LI AHLIHII.

Disaat engkau bisa menjadi “suami yang baik”, saat itulah engkau bisa  memiliki “isteri yang sholihah”.

Disaat engkau bisa menjadi “laki-laki yang bertanggung jawab”, saat itulah engkau bisa mendapatkan “perempuan yang baik dan taat”.

Disaat engkau menjadi “raja”, saat itulah isterimu bisa jadi “permaisuri”.

Disaat engkau bisa “mencintai dengan tulus”, saat itulah isterimu akan menjadikanmu “segala-galanya dalam kasihnya”.

Jika engkau “tidak sempurna dan tidak punya apa-apa”, bagaimana mungkin engkau ingin isterimu “sempurna dan serba ada”?.

Ingat dan fikirkan, bahwa:
– disaat Allah sempurnakan kemanusiaanmu dengan meniupkan ruh kedalam jasadmu, saat itu engkau berada dalam rahim perempuan.

– disaat engkau menangis dimasa kecilmu, saat itu engkau ada dalam pelukan perempuan.

– disaat engkau mencintai dengan tulus, saat itu cintamu ada di hati yang paling dalam dari seorang perempuan.

KASIHILAH ISTERIMU, KARENA DIA DICIPTAKAN UNTUKMU SEBAGAI AMANAH, BUKUN DICIPTAKAN UNTUK KAU HINAKAN.

“ORANG YANG PALING BAIK ADALAH YANG PALING BAIK TERHADAP ISTERINYA”. (sabda Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam)

Meet soree

Hhmm

MENGEJAR GADIS

يحكى أن فتى قال لأبيه أريد الزواج من فتاة رأيتها

وقد أعجبني جمالها وسحر عيونها

Alkisah. Ada seorang anak lelaki berkata kepada ayahnya : “Ayah, saya ingin menikahi seorang gadis yg pernah saya lihat, dan saya suka kecantikan dan pesona matanya”.

رد عليه وهو فرح ومسرور وقال أين هذه الفتاة حتى أخطبها لك يا بني

Ayahnya dengan gembira dan bahagia berkata : “Tinggal di mana gadis itu wahai anakku?  Biar nanti ayah yg menemanimu untuk melamarnya”.

فلما ذهبا ورأى الأب هذه الفتاة أعجب بها وقال لابنه

Pergilah keduanya menemui gadis tersebut. Ketika si ayah melihat gadis itu, dia pun tertarik, dan berkata kepada anaknya:

اسمع يا بني هذه الفتاة ليست من مستواك! وأنت لا تصلح لها هذه يستاهلها رجل له خبرة في الحياة وتعتمد عليه مثلي

“Dengarlah anakku . . gadis ini bukan tarafmu, kamu tidak sesuai dengannya. Gadis ini sesuai dengan lelaki yang memiliki pengalaman hidup seperti aku”

اندهش الولد من كلام أبيه وقال له: كلا بل أنا سأتزوجها يا أبي وليس أنت

Terkejutlah si anak mendengar kata-kata ayahnya, dan berkata: “Tidak! Saya yang akan menikahinya, bukan ayah!”

تخاصما وذهبا لمركز الشرطة ليحلوا لهم المشكلة

Keduanya pun bertengkar, dan memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalah.

عندما قصا للضابط قصتهما قال لهم: احضروا الفتاة لكي نسألها من تريد الولد أم الأب

Keduanya menceritakan masalah mereka kepada seorang polisi. Lalu, polisi itu berkata: “Bawakan gadis itu kesini, agar aku dpt bertanya kepadanya siapa yang akan dia ingini : si anak atau ayahnya”.

ولما رآها الضابط وانبهر من حسنها وفتنتها

Ketika polisi melihat gadis itu, dia pun tertarik dengan sikap ramah dan pesonanya.

وقال لهم: هذه لا تصلح لكما بل تصلح لشخص مرموق في البلد مثلي

Lalu polisi itu berkata: “Gadis ini tidak sesuai untuk kamu berdua,
dia sesuai untuk orang terkemuka di negeri ini, yaitu aku!”

وتخاصم الثلاثة وذهبوا الى الوزير

Ketiganya pun bertengkar. Lalu mereka pergi menghadap menteri.

عندما رآها الوزير قال: هذه لا يتزوجها إلا الوزراء مثلي

Dan ketika menteri melihat gadis itu, dia berkata: “Gadis ini tidak ada yang sesuai untuk menikahinya, kecuali seorang menteri seperti aku!”

وأيضا تخاصموا عليها حتى وصلا لأمر إلى أمير البلدة

Pertengkaran terjadi lagi. Akhirnya sampailah mereka menghadap seorang putera mahkota

وعندما حضروا قال: أنا سأحل لكم المشكلة احضروا الفتاة

Putera mahkota berkata: “Aku akan membuat keputusan masalah kamu semua. Bawakan gadis itu ke sini!”

فلما رآها الأمير قال بل هذه لا يتزوجها إلا أمير مثلي

Ketika putera mahkota melihat gadis itu, dia berkata: “Tidak ada yang sesuai untuk menikahinya, kecuali seorang putera mahkota seperti aku!”

وتجادلوا جميعا

Terjadilah perdebatan antara mereka…

ثم قالت الفتاة

Lalu gadis itu berkata:

أنا عندي الحل!! سوف أركض وانتم تركضون خلفي والذي يمسكني أولا أنا من نصيبه ويتزوجني

“Saya ada penyelesaian !!
Kita adakan perlombaan.
Saya akan berlari, dan kamu semua mengejar di belakang saya, siapa yang pertama menggapai saya akan menjadi miliknya maka dialah yang menikahi saya”.

وفعلا ركضت وركض الخمسة خلفها الشاب والأب والضابط والوزير والأمير وفجأة وهم يركضون خلفها

Dan benarlah, ketika gadis itu berlari, kelima laki2: anak, ayah, polisi, menteri dan putera mahkota, berlari mengejar gadis tersebut dari belakang.

سقط الخمس في حفرة عميقة 

Namun tiba-tiba kelimanya jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam.

ثم نظرت عليهم الفتاة من أعلى وقالت

Kemudian, sambil melihat mereka dari atas, gadis itu berkata:

هل عرفتم من أنا؟
أنا الدنيا!

“Apakah kamu tahu siapa saya? Saya adalah dunia!!
أنا التي يجري خلفي جميع الناس ويتسابقون للحصول على ويلهون عن دينهم

Saya adalah sesuatu yg dikejar dan diperebutkan oleh semua orang, mereka berlomba untuk mendapatkan saya hingga mereka lalai terhadap agama mereka.

في اللحاق بي حتى يقع في القبر ولم يفوز بي

Mereka bersenang-senang untuk mengejar, sampai akhirnya masuk ke liang kubur, namun mereka tidak memenangkan atas diriku”.

اللهم لاتجعل الدنيا اكبر همنا

Allaahumma laa taj’alid-dunya akbara hammi-naa.

“Ya Allaah, janganlah  Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami..”

” ber megah2an telah melalaikan kamu sampai masuk dalam Q U B U R..”

….Q  102: 1-2…….

Hhmm

Sayangquee km cantik bgt mwah

*ISTRI YANG SUDAH TIDAK CANTIK*

Kenapa Setelah Menikah Istri Terlihat Kalah Cantik Dibanding Wanita Lain?
Seorang suami mengadukan apa yang ia rasakan kepada seorang Syekh.
Dia berkata: “Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia. Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”
Syekh berkata: “Apakah kamu mau aku beritahu yang lebih dahsyat dari pada itu dan lebih pahit?” Laki-laki penanya: “Iya, mau.”
Syekh: “Sekalipun kamu mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini pasti anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada mereka semua.” Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?” Syekh: “Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Tapi masalahnya adalah bila manusia diberi hati yang tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa malu kepada Allah, tidak akan ada yang bisa memenuhi pandangan matanya kecuali tanah kuburan. Rasulullah bersabda:

لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

“Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat”.
Jadi, masalah yang kamu hadapi sebenarnya adalah kamu tidak menundukkan pandanganmu dari apa yang diharamkan Allah. Sekarang, apakah kamu menginginkan sesuatu yang akan mengembalikan kecantikan istrimu seperti pertama kali kamu mengenalnya? Ketika ia menjadi wanita tercantik di dunia ini?”
Laki-laki penanya: “Iya, mau sekali.”
Syekh: *TUNDUKAN PANDANGAN MU*
_Silahkan di share
(Semoga yang singkat ini bisa bermanfaat)

Sayangquee km cantik bgt mwah

Haayy tetangga RT 03

~Rahasiakan Lamaran~

Hadits yang diriwayatkan ad-Dailami dalam Musnad al-Firdaus;
“Umumkan pernikahan dan rahasiakan lamaran.”
Namun hadits ini dhaif sebagaimana keterangan al-Baihaqi dalam sunannya (7/290).
Ada seorang perawi bernama Ummu Alqamah yang majhul.
(Silsilah ad-Dhaifah, no. 2494)
.
Sementara untuk hadits yang shahih, adanya perintah mengumumkan nikah tanpa ada pernyataan merahasiakan lamaran.
Dalam hadits dari Zubair bin Awam radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Umumkanlah nikah.”
(HR. Ahmad 16130, Ibnu Hibban 4066 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)
.
Hanya saja, para ulama menganjurkan untuk merahasiakan lamaran. Bukan karena ini ada sunnahnya, tapi dalam rangka menghindari setiap peluang hasad, yang bisa jadi memicu keinginan untuk mengganggalkan rencana pernikahannya.
.
Dalam Syarhnya, al-Kharsyi – ulama Malikiyah – menyatakan;
Untuk lamaran, dianjurkan agar dirahasiakan, seperti khitan. Lamaran dianjurkan dirahasiakan, menghindari adanya orang yang hasad, sehingga berusaha untuk merusak hubungan antara pihak lelaki dengan keluarga wanita yang dipinang.
(Syarh Mukhtashar Khalil – al-Kharsyi, 3/167)
.
Sikap ini sejalan dengan hadits dari Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda:
Gunakan cara rahasia ketika ingin mewujudkan rencana. Karena setiap pemilik nikmat, ada peluang hasadnya.
(HR. Thabrani dalam al-Ausath 2455 dan dishahihkan al-Albani)
.
Jadi, meski sedang berbunga-bunga tetap rahasiakan sampai tiba waktunya pernikahan ya maniiiss 😆😆

#YukHijrah

Haayy tetangga RT 03